Wajah Keamanan Penerbangan di Indonesia (2019)

Harus diakui bahwa aktivitas penerbangan tidak hanya membantu pergerakan manusia dari satu kawasan menuju kawasan lainnya tetapi juga menyangkut nyawa manusia di dalamnya. Banyak kejadian yang menjadikan pesawat udara maupun bandara sebagai target atau sasaran gangguan keamanan seperti pembajakan, penyanderaan, hingga serangan bom.

Aktivitas dunia penerbangan juga sangat rentan terhadap gangguan keamanan maupun sabotase dari pihak-pihak tertentu yang ingin mengganggu kegiatan penerbangan. Oleh karena itu, program keamanan penerbangan sangat diperlukan untuk memastikan agar kegiatan penerbangan dapat berjalan aman, nyaman, dan selamat. Program keamanan penerbangan nasional merupakan dokumen tertulis yang memuat peraturan, prosedur dan langkah-langkah pengamanan yang diambil untuk melindungi penerbangan dari tindakan melawan hukum. Bentuk tindakan keamanan penerbangan dimulai sejak penumpang tiba di bandara, bentuk-bentuk pengamanan bandara, hingga kelaikan pesawat udara mengudara mengantarkan penumpang.

Program keamanan penerbangan nasional juga melibatkan banyak pihak seperti pengelola bandara, maskapai penerbangan, penyelenggara layanan navigasi penerbangan hingga penyedia layanan angkutan kargo udara. Keterlibatan banyak pihak diperlukan karena Keamanan Penerbangan merupakan tanggung jawab bersama termasuk penumpang yang harus memiliki kesadaran untuk tidak membawa barang-barang berbahaya maupun melakukan perbuatan yang mengancam Keamanan dan Keselamatan Penerbangan.


Komentar