KETERPADUAN MODA BERBASIS REL PADA BANDARA INDONESIA

    Wajah Transportasi Antarmoda Kereta dengan Bandara Keterpaduan moda dewasa ini sangat dibutuhkan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan keterpaduan moda untuk menunjang aktivitasnya. Salah satunya adalah moda berbasis rel di bandara Indonesia. Keberadaan angkutan berbasis rel ini sangat penting dalam memudahkan dan melancarkan perjalanan orang dan barang. Sejak era kolonial Belanda, kereta sudah menjadi tulang punggung pergerakan barang dan penumpang untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Sumber energi penggeraknya pun beragam, mulai dari kayu, batu bara, uap, dan yang terkini a...

    Selengkapnya

    METEOROLOGI DAN JALUR PENERBANGAN

    Aktivitas penerbangan sangat berkaitan erat dengan kondisi cuaca dan iklim. Kedua kondisi tersebut ternyata dapat memberikan dapak ekonomis dan dampak pada keselamatan penerbangan. Dampak ekonomis dapat berupa efisiensi pada pesawat sedangkan dampak keselamtan berupa ancaman penerbangan saat lepas landas (take off), mengudara dan saat akan mendarat (landing). Dalam suatu penerbangan, faktor meteorologi harus masuk dalam pembuatan rencana penerbangan (flight plan). Oleh sebab itu, informasi meteorologi sangat berguna bagi penerbangan. Informasi meteorologi biasanya disediakan oleh institusi met...

    Selengkapnya

    KRITERIA PENYELENGGARAAN LIGHT RAIL TRANSIT (LRT) PERKOTAAN DI INDONESIA

    Kereta Api merupakan transportasi pilihan yang banyak disukai masyarakat khususnya di Indonesia. Karakteristiknya yang memiliki daya angkut massal dan bebas kemacetan menjadi alasan utama masyarakat memilih moda kereta api. Seiring perkembangan teknologi, muncul berbagai macam jenis kereta api yang memberikan pilihan bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk mengembangkan kotanya untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas perkotaan. Salah satu yang menjadi pilihan adalah Kereta Api Ringan /Light Rail Transit (LRT). Karakteristik LRT yang lebih ringan sehingga konstruksi pembanguna...

    Selengkapnya

    REM BLONG & KEWASPADAAN KITA

    Kecelakaan lalu lintas dengan penyebab Rem Blong sudah berulang kali terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir ini terdapat 14 kasus kecelakaan besar yang disinyalir bersumber dari rem. Namun upaya pencegahan yang bersumber dari Rem Blong masih belum terlihat. Rem menjadi penyebab dalam beberapa kali kecelakaan, tentunya hal ini harus menjadi perhatian penting agar tidak terulang kembali. Kasus kecelakaan yang bersumber dari rem penyelesaianya hanya berfokus pasca kecelakaan seperti penanganan korban, asuransi dan melakukan hukuman kepada pengemudi yang dianggap perlu bertanggung jawab, sementara...

    Selengkapnya

    KEBIJAKAN LALU LINTAS KAWASAN PUNCAK

    Kawasan Puncak Bogor terkenal dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi terutama di akhir pekan dan libur panjang. Area yang menghubungkan Ciawi- Gadog-Cisarua-Cibodas-Cianjur itu mengalami peningkatan kepadatan sebesar 30% sejak bulan Juli 2020, terutama di daerah Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, dan arah menuju Simpang Gadog berdasarkan data dari Kapolres Bogor. Kemacetan ini didominasi oleh kendaraan pribadi yang mayoritas berasal dari DKI Jakarta yang hendak menuju tempat wisata seperti Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Taman Wisata Matahari (TWM), Pesona Alam Resort and Spa, s...

    Selengkapnya

    DUKUNGAN TRANSPORTASI AIR BAGI WISATA WAKATOBI

    Pemerintah Indonesia melalui Presidn Joko Widodo, memiliki visi lima tahunan agar indonesia bisa menjadi negara maju dan berkembang, yaitu dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai penumpu perekonomian bangsa, salah satunya Kabupaten Wakatobi. Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan membuat sebuah studi yang dapat digunakan guna mendongkrak wisata di Wakatobi dengan dukungan transportasi perairan modern. Kabupaten Wakatobi sendiri merupakan salah satu dari 14 Kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kabupaten ini terleteak di ujung paling tenggara Provinsi Sulawesi Tenggara, dan s...

    Selengkapnya

    Dukung Distribusi Barang dan Pelayanan Logistik di Indonesia, Balitbanghub Kementerian Perhubungan Susun Rancangan Standarisasi Fasilitas Alat Angkut dan Penunjang

    Dalam rangka memperlancar distribusi barang, Balitbanghub Kementerian Perhubungan merancang “Standardisasi Fasilitas Alat Angkut dan Penunjang Dalam Mendukung Distribusi Logistik”. Standardisasi dan digitalisasi ini, menjadi salah satu cara untuk, meningkatkan service level dan mengurangi biaya logistik. Ruang lingkup dari studi ini meliputi penyusunan standar kesesuaian fasilitas alat angkut dan pendukung operasional distribusi logistik, serta melakukan identifikasi aliran informasi dan jenis dokumen. Analisis dari studi ini terbagi ke dalam lima klasifikasi, di antaranya: Analisis peraturan ...

    Selengkapnya

    Balitbanghub Susun Rencana Induk Bandar Udara Perairan di Pulau Gili Iyang, Pulau Senua dan Danau Toba

    Dalam rangka memenuhi kebutuhan jasa angkutan udara di Indonesia, Balitbanghub membuat studi perencanaan induk (masterplan) bandar udara perairan (seaplane) di Pulau Gili Iyang, Pulau Senua dan Danau Toba. Pemilihan ketiga tempat ini didasarkan pada kajian sebelumnya yang bertajuk “Studi Potensi untuk Ditetapkannya Lokasi Bandar Udara Perairan dan untuk Pengoperasian Pesawat Udara Perairan di Indonesia”.  Pembuatan masterplan ini didasarkan pada ketersediaan bandar udara perairan yang masih sedikit. Padahal, bandar udara perairan punya banyak manfaat mulai dari pengembangan sektor pariwisata, ...

    Selengkapnya

    Survei Online Pengendalian Transportasi Commuter (KRL) Jabodetabek

    Badan Litbang Perhubungan telah melakukan penelitian terkait Pengendalian Transportasi Commuter (KRL) Jabodetabek. Survei ini  dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap penggunaan transportasi selama pandemi Covid-19, salah satunya yaitu penggunaan KRL. Responden survei kali ini adalah masyarakat Jabodetabek, denganjumlah responden sebanyak 6.251 orang. Jumlah pengguna KRL pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sebanyak 3.028 orang atau 48,42% dari jumlah responden. Selama masa pendemi Covid-19 jumlah pengguna KRL mengalami penurunan. Sebelum masa pendemi, sebanyak 8...

    Selengkapnya