SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA (P4GN) DI LINGKUNGAN BADAN LITBANG PERHUBUNGAN

Jakarta – Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub) menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada Senin (12/10). Seluruh jajaran pimpinan dan staf di Lingkungan Balitbanghub hadir dalam kegiatan ini secara virtual. Kegiatan sosialisasi ini diadakan sebagai upaya memupuk jiwa korps pegawai Balitbanghub yang bebas Narkoba, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Umiyatun Hayati Triastuti, menyebutkan sektor transportasi bisa menjadi mata rantai dalam peredaran narkoba melalui jalur-jalur transportasi yang selama ini ada khususnya pada simpul-simpul transportasi pelabuhan sehingga perlu mendapatkan perhatian dan masukan.

“ASN sebagai role model dalam Revormasi Birokrasi sehingga harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Jangan sampai melakukan hal-hal yang melanggar hukum termasuk penyalahgunaan Narkotika,” imbuh Hayati.

Sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, pada tanggal 28 Februari 2020 dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), Pemerintah terus berupaya memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan berbagai cara.

Adapun narasumber pertama pada sosialisasi kali ini adalah, Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan (PPTB), Firdaus Komarno, dengan materi “Kebijakan dan Penerapan P4GN di Lingkungan Kementerian Perhubungan” dilanjutkan narasumber kedua yaitu Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Brigjen Pol Drs. Mohamad Jupri, MM, dengan materi “Bersama Perangi Narkoba Upaya Menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa.”

Firdaus menyebutkan bahwa jumlah penyalahguna narkoba dari tahun 2009-2017 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dengan rata-rata kenaikan sebanyak 2.500 orang per tahun. Berdasarkan sektor pekerjaan, jumlah penyalahguna tertinggi sebesar 32% pada sektor perdagangan.

PPTB sebagai koordinator Monitoring dan Evaluasi P4GN di Lingkungan Kementerian Perhubungan, malakukan beberapa upaya pencegahan seperti: Peningkatan Kampanye Publik, Pembentukan Regulasi P4GN, Deteksi Dini – Tes Urine, Pembentukan Satgas Penggiat Anti Narkoba, Pengembangan topik anti narkoba di sekolah kedinasan, serta Dukungan dalam perencanaan penguatan Grand Design Alternative Development (GDAD) Prov. Aceh.

Mohamad Jupri, menyatakan bahwa narkotika memiliki daya rusak yang sangat berat. Indonesia dari sisi geografis merupakan jalur masuk yang sangat mudah untuk peredaran narkoba. Negara-negara penyuplai terbesar seluruhnya melewati Singapura dan Malaysia selanjutnya diteruskan ke Indonesia. Akibatnya seluruh lapisan masyarakat telah terkontaminasi oleh narkoba tanpa memandang status sosial.

Selain sosialisasi secara daring, terdapat rangkaian kegiatan Tes Urine bagi para pegawai di Lingkungan Balitbanghub yang berlangsung pada Senin-Selasa mendatang.


Komentar