PERKUAT MATURITAS SPIP TERINTEGRASI, BALITBANGHUB GELAR BIMTEK

Bogor—Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di lingkungan Kementerian Perhubungan. Kegiatan yang diselenggarapan pada 8-10 September 2021 ini dilakukan guna meningkatkan kualitas kinerja serta sosialisasi terkait Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi pada Kementerian/ Lembaga/ Pemerintah Daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan secara on site dan online ini dihadiri oleh perwakailan dari seluruh unit kerja Eselon 1 di lingkungan Kemenhub dengan mengahadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kemenhub serta BPKP yakni, Rosita Sinaga, S.H., MM, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenhub;  Tugino H. Ak. MPA, Auditor Madya di Direktorat Pengawasan Bidang Infrastruktur Tata Ruang dan Perhubungan (Ditwas ITRP-BPKP); Muh. Zulkifli, S.E., M.Acc, Auditor Muda Ditwas ITRP-BPKP; Diyan Rasyieqa Khaeruddin, S.E., M.M, Auditor Muda Ditwas ITRP-BPKP; Nugraha Setyawidaputra, SST.Akt, MBA, Auditor Muda Ditwas ITRP-BPKP.

Membuka acara tersebut, Kepala Badan Litbang Perhubungan, Umar Aris, menyampaikan bahwa SPIP merupakan amanat dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

“Sebagai sebuah sistem, pengendalian internal harus bersifat integral, menyeluruh mulai dari para pimpinan tertinggi sampai dengan pejabat fungsional/pejabat pelaksana yang dilakukan secara berkesinambungan melalui penyelenggaraan kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan,” ujar Umar Aris.

Turut hadir sebagai pembicara, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenhub, Rosita Sinaga menyampaikan, penerapan SPIP di lingkungan Kemenhub telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan No.25 Tahun 2018. Penyelenggaraan SPIP bertujuan untuk memperoleh informasi tentang tingkat maturitas/kematangan penyelenggaraan SPIP di lingkungan Kemenhub. Selain itu, hasil penilaian dapat dimanfaatkan sebagai masukan dalam perencanaan strategis serta sebagai instrumen untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Auditor Madya Ditwas ITRP-BPKP, Tugino H. Ak. MPA, menyatakan bahwa SPIP terintegrasi telah memasukkan elemen pengendalian korupsi untuk memitigasi risiko korupsi.

“Perspektif yang perlu dibangun adalah risiko korupsi dapat dicegah dan dikendalikan melalui penguatan integritas aparatur pemerintah dan transparansi pengelolaan keuangan negara untuk mengawal akuntabilitas,” paparnya.

Lebih lanjut Tugino menjelaskan bahwa, bukan berarti dengan adanya pengendalian yang dilakukan, risiko korupsi menjadi hilang seluruhnya. Instrumen pengendalian yang dibangun hanya dapat meminimalkan peluang terjadinya korupsi, dan menyulitkan timbulnya kecurangan dalam tataran administratif pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 70 orang peserta yang hadir secara on site dan 140 peserta yang hadir secara online. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman seluruh peserta untuk dapat mempertahankan komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

Turut hadir dalam kegiatan Bimbingan teknis SPIP, Sekretaris Balitbanghub, Pandu Yunianto ATD., M.Eng., Sc; Kapuslitbang TRansportasi Udara, Capt. Novyanto Widadi, S.A.P.,M.M.; Kapuslitbang Transportasi Antarmoda, Ir. Makjen Sinaga,MT; Kapuslitbang Transportasi Jalan dan Oerkeretaapian, Eddy Gunawan, ATD, M.Eng.Sc dan Kapuslitbang Transportasi Laut Sungai Danau dan Penyeberangan, Dr. Ir. Gunung Hutapea, M.M. (NW)

Komentar

Tulis Komentar