KETERPADUAN JARINGAN TRANSPORTASI DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAWASAN TIMUR INDONEIA

Makassar—Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, wilayah Indonesia Timur kini menjadi perhatian utama pemerintah sebagai prioritas pembangunan infrastruktur. Hal tersebut juga tertuang dalam Renstra Kemenhub tahun 2020-2024 terkait pembangunan di Kawasan 3T dengan target 7,8% pertumbuhan ekonomi di Papua, dan penurunan tingkat kemiskinan menjadi hanya 13,7%.

“Wilayah Indonesia Timur sesungguhnya memang layak disebut sebagai permata yang indah, oleh karena itu langkah pembangunan yang dilakukan Pemerintah terutama Kementerian Perhubungan melalui 13 PSN (Proyek Strategis Nasional) ini dianggap sebagai langkah yang bijak untuk membantu permata yang indah tersebut mendapatkan jalan untuk bersinar,” ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Umar Aris mewakili Menteri Perhubungan saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional dengan tema “Integrasi Moda Transportasi Untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi Sebagai Penguatan Pembangunan IKN dan Indonesia Bagian Timur”, pada Minggu (13/6) bertempat di Hotel Rinra Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Umar menambahkan, dalam mewujudkan pemerataan, diperlukan pembangunan dengan Konsep Ship Promote The Trade dimana pembangunan keterpaduan jaringan transportasi di Wilayah Indonesia Timur diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan perdagangan.

“Penerapan konsep keterpaduan jaringan transportasi terdapat beberapa strategi yang harus dilakukan, meliputi strategi peningkatan keterpaduan pada jaringan prasarana transportasi, peningkatan keterpaduan jaringan pelayanan transportasi, serta peningkatan kualitas badan usaha dan SDM transportasi,” tutur Umar.

Umar juga menyampaikan beberapa proyek infrastruktur strategis sektor transportasi laut, diantaranya rencana pengembangan Pelabuhan New Ambon untuk dijadikan Lumbung Ikan Nasional dan pembangunan Makassar New Port yang berlokasi di Makassar. “Pembangunan Makassar New Port telah selesai dikerjakan pada 4 paket, sementara saat ini tersisa tahap 1B dan 1C dengan progres pengerjaan telah mencapai 63,57%,” jelas Umar.

Di sektor transportasi udara, terdapat beberapa proyek pembangunan dan revitalisasi bandar udara yakni, Bandar Udara Komodo, Bandar Udara Lombok, Bandar Udara Bali Utara, Bandar Udara Douw Aturure Nabire Baru, Bandar Udara Siboru Fakfak, Bandar Udara Sultan Babullah serta Bandar Udara Sam Ratulangi.

Sedangkan di sektor transportasi darat, Umar menyebutkan adanya proyek terminal Multipurpose Labuan Bajo yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur, dengan progres pengerjaan oleh Kemenhub telah mencapai 79,6%, sementara oleh Pelindo III progres fisik mencapai 35,9%.

“Di sektor transportasi kereta api, terdapat proyek kereta api Makassar-Parepare pada segmen 2 dengan progres pengerjaan telah rampung untuk segmen Barru-Palanro sejauh 45km, sedangkan untuk segmen cabang Garongkong sejauh 4,7km masih dalam tahap pengerjaan dengan progres sejauh ini 70%,” kata Umar.

Turut hadir sebagai pembicara kunci, Deputi Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Kementerian Investasi Imam Soejoedi menyampaikan, setiap penyusunan rencana infrastruktur harus diintegrasikan dengan bangkitan demand agar investasi kembali sesuai dengan perencanaan dan investor dapat melakukan pengembangan.

Lebih lanjut Imam menyebutkan bahwa dibutuhkan pemikiran-pemikiran yang out of the box dengan melihat kondisi eksisting dalam mencari solusi agar terjadi percepatan adanya investasi di bidang transportasi.

Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Transportasi Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (IKAT-SPS UNHAS) ini menghadirkan serangkaian pembicara diantaranya: Wakil Ketua Komisi V DPR R Andi Iwan Darmawan Aras, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Kepala Pusat Analisis Kebijakan dan Kinerja BAPPENAS Velix V. Wanggai, Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR Hedy Rahadian, Ketua IKAMA Achmad Hermanto Dardak, Direktur Lalu Lintas Angkutan laut Antoni Arief Priadi, Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional, Kemenko Perekonomian Erwin Raza.

Komentar

Tulis Komentar