Survei Online Pengendalian Transportasi Commuter (KRL) Jabodetabek

Badan Litbang Perhubungan telah melakukan penelitian terkait Pengendalian Transportasi Commuter (KRL) Jabodetabek. Survei ini  dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap penggunaan transportasi selama pandemi Covid-19, salah satunya yaitu penggunaan KRL.


Responden survei kali ini adalah masyarakat Jabodetabek, denganjumlah responden sebanyak 6.251 orang. Jumlah pengguna KRL pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sebanyak 3.028 orang atau 48,42% dari jumlah responden.


Selama masa pendemi Covid-19 jumlah pengguna KRL mengalami penurunan. Sebelum masa pendemi, sebanyak 87% responden menggunakan KRL, sedangkan saat adanya kebijakan PSBB turun menjadi 40% dan naik menjadi 48% saat memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru.


Sebanyak 90,85% responden menggunakan KRL untuk keperluan Bekerja. Beberapa responden menyebutkan alasana mereka menggunakan KRL karena lebih cepat, dan lebih murah dibandingkan dengan moda transportasi lain.


Stasiun Bekasi, Stasiun Bogor dan Stasiun Depok menjadi stasiun dengan jumlah tap in terbanyak sedangkan Stasiun Gondangdia,  Stasiun Juanda, dan Stasiun Tanah Abang menjadi stasiun dengan jumlah tap out paling banyak.

Komentar