DENGAR PENDAPAT DENGAN CPNS DAN PEGAWAI NON PNS, BADAN LITBANG PERHUBUNGAN GELAR SARASEHAN

Badan Litbang Perhubungan menggelar kegiatan Sarasehan dalam rangka pengarahan pimpinan kepada Calon PNS dan Pegawai Non PNS di Lingkungan Badan Litbang Perhubungan, pada Rabu, 17 November 2021. Kegiatan yang diadakan di hotel The Sultan Jakarta ini, bertujuan sebagai ajang silaturahmi dan dengar pendapat antara Kepala Badan Litbang Perhubungan beserta jajarannya dengan para CPNS dan Pegawai Non PNS di Lingkungan Badan Litbang Perhubungan.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang Perhubungan, Umar Aris menegaskan bahwa perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik berangkat dari peningkatan kualitas dan kualifikasi ASN, yang akan memaksa ASN untuk menigkatkan kapasitas, kompetensi dan kemampuan beradaptasi di berbagai siatuasi. Selain itu, seorang ASN adalah pelayan publik yang mempunyai tanggung jawab moral berupa pengabdian kepada masyarakat dan negara. Karenanya, perilaku dan sikap harus menjadi modal dasar yang dimiliki oleh setiap ASN. Umar Aris juga mengingatkan untuk selalu menjunjung hakikat Pegawai Kementerian Perhubungan, serta harus mempunyai target yang akan dicapai kedepannya.

“Hakikat yang pertama adalah safety atau keselamatan, yang kedua adalah security atau keamanan, serta yang ketiga adalah service atau pelayanan yang efisien. Kita juga harus mengetahui positioning kita sebagai pegawai Kemenhub yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan negara.” Ucap Umar.

Senada dengan Umar Aris, Sekretaris Badan Litbang Perhubungan, Pandu Yunianto mengatakan bahwa kualitas ASN dapat dilihat dari cara pandang yang tercermin dalam perilaku, kualifikasi dan kompetensi. Selain itu, juga terdapat kode etik birokrasi yang tidak bisa didapat dalam waktu singkat dan akan diperoleh sesuai dengan berjalannya waktu. Untuk itu, pengelolaan kompetensi pegawai perlu dilakukan untuk menjaga kualitas ASN. Salah satu bentuk pengelolaan kompetensi pegawai yang bisa dilakukan adalah melalui arahan atau pembekalan dari pimpinan kepada para pegawai, sebagaimana yang dilakukan pada kegiatan ini.

Pada kesempatan ini, sebanyak 5 (Lima) orang CPNS yang merupakan perwakilan dari setiap unit kerja Eselon II Badan Litbang Perhubungan menyampaikan presentasi guna mengetahui pandangan, kesan, serta harapan terhadap Badan Litbang Perhubungan serta kondisi transportasi di Indonesia. Ke 5 (Lima) CPNS tersebut adalah Estiara mewakili Sekretariat Badan Litbang Perhubungan, Gumilar Cahyo Edy mewakili Puslitbang Transportasi Antarmoda, Yos Youssef Rabung mewakili Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Achmad Andhika Kharisma mewakili Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, serta Putu Gde Antika Purnawan mewakili Puslitbang Transportasi Udara.

Dalam paparannya, para pemapar mengungkapkan harapannya untuk transportasi yang lebih baik kedepannya, seperti mengimplementasikan fasilitas untuk penyandang difabel di seluruh transportasi umum, penggunaan aplikasi yang terintegrasi untuk semua jenis moda transportasi, sistem jaringan sarana transportasi yang kontinyu dan aman, dan juga sistem jaringan prasarana transportasi yang terintegrasi dengan baik.

Seperti halnya dengan Yos Youssef yang mewakili Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, yang mengungkapkan harapannya untuk transportasi masa depan yang lebih ramah lingkungan, penggunaan Artificial Intelligent untuk mempermudah perjalanan dan keselamatan, serta mengubah transportasi umum menjadi gaya hidup masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Gumilar Cahyo Edy yang mewakili Puslitbang Transportasi Antarmoda menyampaikan bahwa yang paling dibutuhkan saat ini adalah keterpaduan transportasi dari semua aspek, seperti sarana dan prasarana, pelayanan, pembayaran, dan kebijakan. Gumilar menambahkan bahwa rencana jangka panjang yang bisa dilakukan adalah menyusun database terkait pergerakan orang dan barang, serta menginventarisir regulasi dari masing-masing stakeholder terkait, hingga menciptakan aplikasi untuk mendukung sistem integrase antarmoda yang terdigitalisasi.

Lain halnya dengan Gumilar, Putu Gde Antika Purnawan yang mewakili Puslitbang Transportasi Udara lebih menekankan pada pentingnya penyusunan kebijakan yang antisipatif, seperti penyusunan PP tentang Autonomous Transportation. Untuk itu, diperlukan koordinasi dengan stakeholder dan sub sektor terkait, mempersiapkan SDM dan merancang sistem transportasi.

Setelah para CPNS memberikan paparannya, Kabadan pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas berbagai gagasan dan pandangan yang telah diberikan. Kabadan menambahkan, bahwa gagasan yang telah diberikan merupakan modal dasar yang harus dipupuk dan dipelihara untuk berkembang menjadi lebih hebat lagi kedepannya.

Kegiatan ini pun ditutup dengan pemberian penghargaan kepada 3 (Tiga) pemapar terbaik, Putu Gde Antika Purnawan, Estiara dan Yos Youssef Rabung. Dilanjutkan dengan juara pertama lomba desain poster pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional di tingkat Kementerian Perhubungan, Mochammad Rahadian Halim, serta kepada 10 (Sepuluh) CPNS di Lingkungan Badan Litbang Perhubungan yang mendapatkan prestasi sebagai peserta terbaik pada Latsar CPNS Kemenenterian Perhubungan 2021. Ke 10 (Sepuluh) CPNS tersebut adalah Asti Dian Hapsari, Estiara, Devanny Kireina, Anita Batubara, Gumilar Cahyo Edy, Wildi Kusumasari, Yos Youssef Rabung, Achmad Andhika, Yoga Aditama, serta Muhammad Irvan Maulana. (RY)



Komentar

Tulis Komentar