BEKALI PENELITI DENGAN BIMTEK ANALISIS KEBIJAKAN MELALUI PENDEKATAN SISTEM PEMODELAN DINAMIK

Jakarta - Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara Badan Litbang Perhubungan Capt. Novyanto berharap, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dapat menciptakan sinergi antara peneliti Puslitbang Transportasi Udara agar mampu menggunakan pendekatan sistem permodelan dinamik dengan fenomena kompleks secara mandiri.


Hal itu beliau sampaikan dalam pembukaan Bimtek Analisis Kebijakan dengan Pendekatan System Dynamics Modeling yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu-Jumat (22-24/1/2020).


Kegiatan ini sebagai upaya maningkatkan kompetensi para peneliti di lingkungan Puslitbang Transportasi Udara agar nantinya dapat memberikan masukan kepada para pengambil keputusan dalam bentuk pertimbangan ilmiah yang tepat waktu dan aplikatif.


“Untuk menghasilkan kebijakan yang optimum, diperlukan tools atau pisau analisis yang komprehensif dalam bentuk studi teknokratik yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tutur Capt. Novi


Bimtek tersebut dibimbing langsung oleh Muhammad Tasrif, Principal System Dynamics, System Dynamic Bandung Bootcamp (SDBB).

Secara garis besar, pendekatan metodologi dalam suatu karya ilmiah dapat dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu pendekatan kotak hitam (black box) dan pendekatan struktural. Pendekatan kotak hitam didasarkan pada syarat ketersediaan data.


“Secara implisit pendekatan kotak hitam mengkaji suatu fenomena menurut cara berpikir satu arah (sebab terhadap akibat, lateral thinking),” ujar Tasrif


Lebih lanjut dikatakan, dalam pendekatan struktural fokus studi penelitian tidak pada data. Melainkan pada struktur fenomena dan perilakunya. Pendekatan ini didasarkan pada paradigma sistem berpikir.


Dalam hal ini dikenal suatu paradigma yang menyatakan bahwa suatu perubahan (perilaku atau dinamika) dimunculkan oleh suatu struktur unsur-unsur pembentuk yang saling bergantung (interdependent).


Sistem dinamika merupakan strategi yang cocok untuk menjawab pertanyaan penelitian “how” dan “why” dalam pendekatan struktural.

Komentar