AG 1

FGD ANALISIS DAN EVALUASI ANGKUTAN TERPADU TAHUN 2017/1438 H

Agar  mendapatkan gambaran mengenai implementasi kebijakan angkutan lebaran 2017 serta mendapatkan solusi permasalahan dan strategi guna memperbaiki pelaksanaannya dan mendapatkan masukan guna meningkatkan pelaksnaan angkutan di masa yang akan datang,  Badan Litbang Kementerian Perhubungan selenggarakan Forum Group Disscusion (FGD) Analisis dan Evaluasi Angkutan Terpadu Tahun 2017/1438 H bersama seluruh sub sektor perhubungan dan para pembahas yang terdiri dari para pengamat transportasi dengan  tema Menuju Arus Orang dan Logistik Nyaman di Masa Lebaran,  FGD kali ini bersama-sama memetakan apa yang harus diperbaiki agar selanjutnya angleb berjalan lebih lancar

Dalam FGD  lima pembicara dari Ditjen Perhubungan Darat, Perkeretaapian, Perhubungan Udara, dan Perhubungan Laut, dimoderatori oleh Kapuslitbang Darat Danto Restyawan,MT. dan Kapuslitbang Laut Ir. Ahmad,M.M.Tr . Untuk efektifitas waktu pembahasan yang disampaikan, maka FGD dibagi menjadi dua kelompok yakni di ruang Garuda dan ruang Rajawali.

Salah satu pembicara, Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Cucu Mulyana menyampaikan bahwa dengan melepaskan ego sektoral dan meningkatkan kerja sama serta saling melengkapi, menjadi kunci sukses penyelenggaraan angleb terpadu 2017.

Dengan guyub memeriksa, berkoordinasi, melayani, memastikan, dan menjaga satu sama lain, angleb terpadu tahun ini dinilai sukses, ungkap Cucu di Jakarta, Senin (31/7/2017).

Dia memberikan contoh terkait koordinasi terbuka yang dilakukan, dengan tidak hanya fokus pelaksanaan kegiatan di kantor Kemenhub saja tetapi juga melakukannya di Mabes Polri dan lain sebagainya.

Pelibatan instansi juga ditambah, dengan menghadirkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) untuk meningkatkan teknologi informasi, kata Cucu.

Dengan semakin kompleksnya tantangan ke depan, maka pada penyelenggaran angleb tahun berikutnya, bila memeroleh persetujuan, kata dia, maka akan juga melibatkan dua kementerian yakni Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan. Hal itu karena akan ada dampak yang membutuhkan peran kedua kementerian tersebut”,ungkapnya.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *