IMG-20170920-WA0007

Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Regional VIII Makassar di Universitas Hasanuddin

MAKASSAR  (Balitbanghub)- Lomba  Penelitian Transportasi Tingkat Regional VIII Makassar digelar di Gedung Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, seleksi Lomba tersebut dibuka oleh  Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Ir. Umiyatun Hayati Triastuti, M.Sc, Rabu (20/9/2017)

Dia mengemukakan bahwa Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Nasional 2017 merupakan agenda tahunan yang sudah dilaksanakan kelima kali, tujuannya lomba ini untuk menyediakan wadah bagi masyarakat umum untuk menyumbangkan ide-ide kreatif dan inovatif di bidang perkeretaapian, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan pelayanan perkeretaapian serta menjawab permasalahan transportasi, khususnya transportasi perkeretaapian.

Lomba diorientasikan dapat memberikan bahan masukan sebagai pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan, tutur mantan Staf Ahli Menteri Perhubungan tersebut

Hadir dalam acara ini antara lain Ketua Departemen Pengembangan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar beserta jajarannya, para Dekanat Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.

Delapan peserta lolos dalam tahapan seleksi makalah. Untuk Kategori SLTA-S1 berjumlah 6 peserta dan Kategori S2-S3 berjumlah 2 peserta, namu tim penilai menetapkan  6 peserta yang terbaik dari pertaurangan makalah mereka yaitu: Untuk Kategori SLTA-S1  jura 1 di raih oleh Sulaiha Tahir, juara 2 oleh Andi Firah Astari, dan juara 3 oleh Rezki Ramdani,  Sedangkan Kategori S2-S3, juara 1 di raih Jamaluddin Rahim dan  juara 2 di raih oleh S. Kamran.

Pemenang I tingkat regional dari masing-masing kategori akan mengikuti seleksi tingkat nasional untuk memperebutkan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara Award oleh Menteri Perhubungan dan dilanjutkan dengan Transport Education Trip to Beijing, China.

 

IMG-20170919-WA0020

BALITBANGHUB MENGGELAR FGD DI MAKASSAR, SULAWESI SELATAN

Makassar, 19 September 2017, (Balitbanghub)- Perbaikan dan peningkatan kinerja Kantor Otoritas Bandar Udara pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan peran dan fungsi pengawasan Otoritas Bandar Udara di bidang keamanan, keselamatan dan pelayanan penerbangan pada masa yang akan mendatang. Peningkatan kinerja Kantor Otoritas Bandar Udara ini diharapkan dapat mewujudkan keamanan, keselamatan dan pelayanan penerbangan di bandar udara Indonesia.

Mengingat pentingnya pemecahan permasalahan tersebut dan menjawab tantangan tersebut dimasa yang akan datang, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan melaksanakan Focus Group Discussion ini dengan menghadirkan Regulator, Operator, Praktisi dan Akademisi untuk membahas dan memberikan masukan terhadap peningkatan peran Otoritas Bandar Udara,

Diskusi ini mengusung  tema “,Evaluasi Kinerja Otoritas Bandar Udara I-X Guna Optimalisasi Pengawasan Keamanan, Keselamatan Dan Pelayanan Penerbangan Di Bandar Udara”, kegiatan ini  dibuka Kepala Balitbanghub Ir. Umihayatun Hayati Triatuti, M.Sc, yang mengemukakan,  Guna meningkatkan peran, fungsi dan kinerja otoritas bandar udara, dibutuhkan adanya pembagian kewenangan pengawasan yang jelas antara pusat dan Kantor Otoritas Bandar Udara.

Dijelaskan Umiyatun bahwa, Kantor Otoritas Bandar Udara yang merupakan perwujudan dan kepanjangan tangan dari pelaksanaan pengawasan di lapangan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, banyak menghadapi beberapa kendala, terutama berkaitan dengan perangkat aturan yang masih harus disempurnakan, dan pemenuhan tenaga inspektur baik dari segi kuantitas dan kualitas, serta masalah-masalah lainnya di lapangan, yang menyebabkan kinerja dari kantor Otoritas Bandar Udara masih belum optimal. ungkapnya dalam focus group discussion, yang digelar Balitbanghub di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (19/9/2017).

Umihayatun mengutarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan mencob mengkaji hal tersebut guna penyempurnaan yang lebih baik bagi kantor Otoritas Bandar Udara di bawah Kementerian Perhubungan.

Diskusi menghadirkan pembicara: Peneliti Madya Puslitbang Transportasi Udara Balitbanghub, Direktur Kelaiudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara, Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara, dan Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya Ditjen Perhubungan Udara.

Sedangkan pembahas adalah Staf Ahli Bidang Ekonomi, Kawasan, dan Kemitraan Kementerian Perhubungan, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan, Sekretaris Jenderal Perhubungan Udara, mantan Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Udara Dr. Ir. Budi M Suyitno, Drs. Ek Ranendra D, MS, Direktur Utama Airnav Indonesia, dari PT Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I (Persero) dan Otoritas Bandar Udara Wilayah V.

 

 

IMG-20170918-WA0007

Peringatan Hari Perhubungan Nasional di Monas

Jakarta- Badan Litbang ikut semarakkan Peringantan Perhubungan Nasional berlangsung di lapangan Monas Jakpus, Minggu (17/9/2017.

Acara puncak peringatan digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Mengmbil tema, Kita Tingkatkan Soliditas, Sinergitas dan Kerja Bersama Dalam Mewujudkan Transportasi yang Andal, Berdaya Saing, dan Memberikan Nilai Tambah”

Menhub Budi Karya Sumadi hadir dan menggunakan pakaian adat Palembang. Sejumlah petinggi Kementerian Perhubungan juga mengenakan pakaian adat dalam acara tersebut. Budi Karya menjelaskan pakaian adat itu merupakan bentuk konektivitas antara kementerian yang dipimpinnya, dengan berbagai daerah di tanah air.

“(Pakaian ini bentuk) konektivitas itu terdiri dari berbagai daerah (di Indonesia),” ujar Budi Karya, di Monas, Minggu 17 September 2017, Karena mengedepankan sisi konektivitas itulah, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu kemudian meminta seluruh bawahannya mengingat berbagai daerah yang harus mereka layani.

“Maka hari ini saya minta pada semua agar ingat daerah-daerah yang harus kita layani,” jelas Budi Karya. Lebih lanjut, ia menegaskan cara yang bisa ia gunakan agar selalu mengingat tanggung jawab Kemenhub terhadap daerah-daerah di Indonesia yakni melalui cara penggunaan pakaian adat.

Acara dimulai dengan pertunjukan marching band yang dibawakan oleh siswa Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Selain itu, nampak beberapa hadirin mengenakan pakaian adat. Para pengunjung Monas juga menyaksikan acara tersebut.

 

 

lom,ba Medan-553x400[1]

Terjaring 6 Peserta Terbaik Lomba Penelitian Tk.Regional Medan

 

Jakarta, (Balitbanghub), 12 peserta lomba terbaik diseleksi oleh tim juri Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Regional I Medan, dilaksanakan di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Kamis (14/9/2017

Seleksi lomba dibuka Kepala Bagian Keuangan Balitbanghub Juanda Siahaan mewakili Kepala Balitbanghub Ir. Umiyatun Hayati Triastuti. M. SC yang menyampaikan bahwa Lomba Penelitian Transportasi tingkat Nasional 2017 merupakan agenda tahunan yang sudah dilaksanakan kelima kalinya dengan bertujuan untuk menyediakan wadah bagi masyarakat umum untuk menyumbangkan ide-ide kreatif dan inovatif di bidang perkeretaapian.

Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan pelayanan perkeretaapian serta menjawab permasalahan transportasi yang ada saat ini, khususnya transportasi perkeretaapian maupun dapat memberikan bahan masukan sebagai pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan”,jelas juanda Siahaan”.

Kegiatan lomba ini dihadiri antara lain Rektor USU beserta jajarannya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, pejabat sruktural dan peneliti di lingkungan Balitbanghub, serta tim penilai Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Regional I Medan.

Hasil pertarungan dari 12 sajian makalah terjaring 6 peserta yang terbaik oleh tim juri yaitu:

dari  kategori SLTA-S1 juara 1 diraih oleh Andika Pratama, juara 2, oleh Wahid Nur Hidayat, dan juara 3 oleh Imanuel Armanda, sedangkan yang   kategori S2-S3 di  yaitu Pemenang 1 diraih oleh Heny Harumy, juara 2 oleh MZ Muttaqin, dan juara 3 oleh Fidel Miro

HADIAH Para pemenang tingkat regional akan mendapatkan: Juara I berupa piala, sertifikat dan uang tunai Rp5.000.000,- Juara II berupa piala, sertifikat dan uang tunai Rp4.000.000,- Juara III berupa piala, sertifikat dan uang tunai Rp3.500.000,-

Pemenang tingkat regional dari masing kategori akan mengikuti seleksi tingkat nasional untuk memperebutkan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara Award oleh Menteri Perhubungan dan dilanjutkan dengan Transport Education Trip to Beijing, China.

Litbang-Manado2-553x400[1]

Pemenang Lomba Penelitian TK. Regional Menado

Jakarta (Balitbanghub), Lomba Penelitian Transportasi tingkat Regional di Universitas Samratulangi, Manado, Selasa (12/9/2017), Nama Nur Syam AS peserta lomba terpilih menjadi juara untuk kategori S2/23.

Sedangkan Kategori SLTA/S1, Juara 1 Nanang Taryana, Juara 2 Rezky Julio Ansow, dan Juara 3 Nur Muthmainnah. Selamat kepada para pemenang. Terima kasih kepada Rektor Universitas Samratulangi Ir Ellen Kumaat MSc DEA dan sejumlah staf pengajar di Universitas Samratulangi, dan para juri,” tutur Kepala Badan Litbang Perhubungan Ir. Umiyatun Hayati Triastuti, M.Sc., kepada BeritaTrans.com.

 

Para pemenang tingkat regional akan mendapatkan: Juara I berupa piala, sertifikat dan uang tunai Rp 5.000.000,- Juara II berupa piala, sertifikat dan uang tunai

Rp 4.000.000,- Juara III berupa piala, sertifikat dan uang tunai Rp 3.500.000,-

Pemenang tingkat regional dari masing kategori akan mengikuti seleksi tingkat nasional untuk memperebutkan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara Award oleh Menteri Perhubungan dan dilanjutkan dengan Transport Education Trip to Beijing, China