BALITBANGHUB MENGGELAR FGD DI MAKASSAR, SULAWESI SELATAN

Makassar, 19 September 2017, (Balitbanghub)- Perbaikan dan peningkatan kinerja Kantor Otoritas Bandar Udara pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan peran dan fungsi pengawasan Otoritas Bandar Udara di bidang keamanan, keselamatan dan pelayanan penerbangan pada masa yang akan mendatang. Peningkatan kinerja Kantor Otoritas Bandar Udara ini diharapkan dapat mewujudkan keamanan, keselamatan dan pelayanan penerbangan di bandar udara Indonesia.

Mengingat pentingnya pemecahan permasalahan tersebut dan menjawab tantangan tersebut dimasa yang akan datang, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan melaksanakan Focus Group Discussion ini dengan menghadirkan Regulator, Operator, Praktisi dan Akademisi untuk membahas dan memberikan masukan terhadap peningkatan peran Otoritas Bandar Udara,

Diskusi ini mengusung  tema “,Evaluasi Kinerja Otoritas Bandar Udara I-X Guna Optimalisasi Pengawasan Keamanan, Keselamatan Dan Pelayanan Penerbangan Di Bandar Udara”, kegiatan ini  dibuka Kepala Balitbanghub Ir. Umihayatun Hayati Triatuti, M.Sc, yang mengemukakan,  Guna meningkatkan peran, fungsi dan kinerja otoritas bandar udara, dibutuhkan adanya pembagian kewenangan pengawasan yang jelas antara pusat dan Kantor Otoritas Bandar Udara.

Dijelaskan Umiyatun bahwa, Kantor Otoritas Bandar Udara yang merupakan perwujudan dan kepanjangan tangan dari pelaksanaan pengawasan di lapangan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, banyak menghadapi beberapa kendala, terutama berkaitan dengan perangkat aturan yang masih harus disempurnakan, dan pemenuhan tenaga inspektur baik dari segi kuantitas dan kualitas, serta masalah-masalah lainnya di lapangan, yang menyebabkan kinerja dari kantor Otoritas Bandar Udara masih belum optimal. ungkapnya dalam focus group discussion, yang digelar Balitbanghub di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (19/9/2017).

Umihayatun mengutarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan mencob mengkaji hal tersebut guna penyempurnaan yang lebih baik bagi kantor Otoritas Bandar Udara di bawah Kementerian Perhubungan.

Diskusi menghadirkan pembicara: Peneliti Madya Puslitbang Transportasi Udara Balitbanghub, Direktur Kelaiudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara, Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara, dan Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya Ditjen Perhubungan Udara.

Sedangkan pembahas adalah Staf Ahli Bidang Ekonomi, Kawasan, dan Kemitraan Kementerian Perhubungan, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan, Sekretaris Jenderal Perhubungan Udara, mantan Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Udara Dr. Ir. Budi M Suyitno, Drs. Ek Ranendra D, MS, Direktur Utama Airnav Indonesia, dari PT Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I (Persero) dan Otoritas Bandar Udara Wilayah V.

 

 

Administrator

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *